Mengukur Kesungguhan Hati

Kerja Keras

Mungkin masih terkait dengan artikel sebelumnya. Ketika seseorang mengharapkan sesuatu berarti sekian persen sudah mengetahui Resiko yang akan dia terima. Ketika mendapatkan kegagalan harus senantiasa belajar berbesar hati, ketika keinginan terkubur saatnya kita memiliki keikhlasan. Tapi itu bukan berarti manusia memperkecil porsi Usaha. Mungkin kita selalu mendengar pepatah atau beberapa Istilah

  • Man jadda Wajada
  • where there is a will there is a way !
  • Tidak ada Ilmu yang Sulit, tetapi kita yang gemar mempersulit Ilmu

Kerja Keras

Tidak ada hal yang sulit jika kita mau berusaha dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas, yang penting ada kemauan dan ada kesungguhan serta gunakan logika serta ilmu pengetahuan sesuai kapasitas kita masing masing yang telah Allah Ta’ala karuniakan.

Kata mutiara ini menekankan kita senantiasa selalu bersungguh sungguh dalam segala hal agar tujuan kita tercapai, kalau sudah ada kesungguhan maka kita tinggal menikmati hasil yang kita inginkan atau yang memang sudah di rencanakan, karena dengan kesungguhan itulah orang akan senantiasa berlaku serius atau tekun atau bahkan masih banyak lagi untuk melukiskan orang yang senantiasa bersungguh sungguh dalam mengerjakan apa yang memang diinginkannya sehingga sudah barang tentu semua itu harus ada kesungguhan.

Kata mutiara ini pernah dibuktikan dengan oleh pencipta lampu yang sekarang bisa kita nikmati yaitu Thomas alfa Edison, bagaimana dengan kesungguhannya kita dapat merasakan hasil dari kesungguhannya itu sampai sekarang, semua itu dikerjakannya dengan kesabaran dan kesungguhan untuk mencapai sukses.

Cara Membumikan Kesungguhan

bukan hanya pepatah penghias dinding, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan kita.

  1. Jika Kita bersungguh-sungguh, maka Kita akan mengalahkan rasa malas yang menghambat Kita untuk bertindak.
  2. Jika Kita bersungguh-sungguh, maka Kita akan mencari cara mengatasi rintangan dan halangan yang ada di depan Kita .
  3. Jika Kita bersungguh-sungguh, maka Kita akan berusaha melengkapi apa yang menjadi kekurangan Kita untuk meraih tujuan besar Kita .
  4. Jika Kita bersungguh-sungguh, maka Kita akan belajar jika Anda belum bisa melakukan sesuatu yang diperlukan untuk meraih sukses.
  5. Jika Kita bersungguh-sungguh, maka Kita tidak akan mudah berhenti, terus berpikir kreatif, mencoba dan mencoba sampai Kita menemukan jalan yang tepat.
  6. Jika Kita bersungguh-sungguh, maka Kita tidak akan kalah dengan alasan, justru akan berusaha mengatasi alasan tersebut.

Silahkan ukur diri Anda, sejauh mana Anda membumikan man jadda wajada dalam kehidupan Anda.

Mengukur Kesungguhan Pada Diri

Mari kita periksa pertanyaan berikut dan jawablah dalam hati kita sendiri. Mari kita  ukur diri Kita tanpa dalih tanpa alasan (jika bersungguh-sungguh ingin maju).

  • Sudahkah Kita bersungguh-sungguh melihat peluang. Coba lihat catatan Kita, sudah seberapa banyak potensi peluang yang kita catat?
  • Seberapa dalam Kita meneliti sebuah ide bisnis?
  • Seberapa banyak ide-ide mengoperasikan bisnis yang sudah Kita coba?
  • Seberapa banyak ide-ide pemasaran yang sudah Kita lakukan?
  • Sudah berapa kali Kita gagal dan bangkit lagi mencoba?
  • Seberapa keras Kita mencari solusi masalah Anda?
  • Berapa banyak kontak yang sudah Kita kumpulkan untuk mendukung bisnis Kita?
  • dan sebagainya.

Nasib kita itu kita sendirilah yang menentukan, sebagaimana yang telah di firmankan oleh Allah dalam kitab suci Al-Quran bahwa :

Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya (QS Ar-Ra’d 11).

Secuil tulisan mudah-mudahan menambah wawasan kita ternyata Jika kita bersungguh-sungguh, maka sedikit peluang Kegagalan akan mendekati, tapi yang perlu diingat adalah semua itu proses, dan Biarkan hasil kita pasrahkan kepada yang lebih tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s